Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

03 April 2011

10 Tips Tetap Aman di Facebook

Pengguna Facebook adalah mangsa mudah bagi pelaku kriminal seiring dengan banyaknya orang berbagi informasi. Perusahaan antivirus menyediakan 10 tips menyangkut hal itu.

Pelaku kriminal telah memanen dan menjual informasi milik pengguna Facebook, mencuri identitas, mengirim spam dan virus berbahaya.

“Setiap hari orang menempatkan diri mereka dalam risiko dengan mengklik secara tidak hati-hati terhadap undangan yang dikirim oleh teman untuk bergabung dalam grup atau menulis dalam dinding mereka,” ujar Manajer Pemasaran AVG Lloyd Borret.

“Mereka menaruh semua informasi personal termasuk tanggal lahir dan foto di dalam halaman mereka. Mereka bahkan merespon permintaan Facebook palsu,” tambah Borret.

Untuk membantu agar pengguna tetap aman di Facebook, AVG memberikan 10 tips :

1. Pikirkan apa yang akan ditambahkan; menerima permintaan yang disediakan oleh teman baru dengan akses posting, foto, pesan dan informasi latar belakang tentang pribadi Anda. Perhatikan daftar teman dan pikirkan kembali siapa yang berhak mengakses barang pribadi anda.

2. Cek pengaturan privasi. Facebook baru-baru ini melakukan pembaruan, mengatur privasi dari awal bisa sangat berarti.

3. Alasan berada di Facebook. Apakah berbagi foto? Tetap berhubungan dengan orang lain? Berbagi link dan pembaruan aktivitas? Tanyakan diri sendiri apa yang ingin diperoleh dengan profil pribadi. Dengan demikian akan lebih memangkas informasi pribadi yang ada di publik.

4. Cerdas tentang password. coba untuk tidak menggunakan password yang sama untuk seluruh akun. Pikirkan tipe pertanyaan keamanan yang dipasang dan di mana akan mengirim pembaruan tersebut.

5. Waspada penggunaan komputer. Ketika masuk ke dalam suatu akun dari komputer yang berbeda-beda, periksa bahwa komputer tersebut tidak menyimpan alamat email ataupun password.

6. Hati-hati dengan yang dikatakan. Sekali pembaruan status dan komentar diposting, setiap orang dapat melihat, menduplikasi dan memposting kembali di mana pun dan kapan pun. Apakah Anda ingin orang lain tahu bahwa Anda akan di rumah sendirian malam ini atau pergi liburan pekan depan?.

7. Perhatikan serangan phising. Banyak usaha yang dilakukan untuk memperoleh log-in pengguna dan password dengan cara menipu pengguna dengan email Facebook palsu. Jangan pernah mengidahkan link email yang meminta untuk me-reset password. Kalau perlu untuk me-reset langsung saja ke halaman Facebook.

8. Ambil langkah segera. Jika teman-teman mulai menerima spam atau pembaruan status yang muncul tetapi tidak dibuat oleh pengguna sendiri maka akun tersebut kemungkinan tersusupi. Segera lakukan perubahan password. Jika tidak bisa masuk ke akun pribadi, segera pergi ke link Help di bagian bawah Facebook dan klik Security untuk memberitahu Facebook.

9. Lindungi perangkat mobile. Banyak ponsel yang memiliki akses langsung ke situs jejaring sosial, termasuk Facebook. Waspada terhadap siapapun yang mengakses ponsel dan pastikan akun yang dimiliki sudah log-out.

10. Monitor aktivitas mencurigakan. Awasi aktivitas mencurigakan di dinding Anda, jejak berita dan kotak masuk Facebook. Jangan pernah mengklik link mencurigakan. Lihat lebih dekat, jika link yang dimaksud tidak otentik, jangan pernah mengkliknya.

sumber http://www.artikeltentangkomputer.co.cc/2010/02/10-tips-tetap-aman-di-facebook.html

29 Maret 2011

Sejarah Facebook: Iseng-Iseng Berhadiah ala Mark Zuckerberg

Perkembangan zaman seolah semakin menggila, tidak terkontrol dan penuh kejutan. Terlebih jika membicarakan perkembangan pada dunia informasi dan komunikasi. Mulai dari surat, telegram, pager, handphone dan kini jejaring sosial. Jejaring sosial sudah lama “menjajah” dunia komunikasi di Indonesia. seperti Myspace, Friendster, Twitter dan Facebook.

Melalui jejaring sosial tersebut, kita bisa bertukar informasi dengan siapa saja, dan di mana saja. Selama ada jaringan sinyal penghubung ke internet. Bermain di dunia maya memang mengasyikkan.

Dunia maya terbuka bagi siapapun, tidak memandang kelas sosial atau tingkat ketampanan dan kecantikan. Semuanya bisa “hidup” di dunia maya. Jejaring sosial Facebook salah satunya. Jejaring sosial ini kini bisa dikatakan paling banyak memiliki “penghuni”. Sejarah Facebook pun menjadi satu hal yang menarik untuk diketahui.

Rasanya hampir semua orang memiliki akun di jejaring sosial ini. Tua, muda, pekerja, pengusaha, pria, wanita, dewasa, dan anak-anak. Tidak memiliki akun di jejaring sosial Facebook justru hal yang dianggap aneh untuk sekarang ini. Semuanya seolah diwajibkan untuk memiliki akun pertemanan virtual ini. Terlebih bagi mereka yang memang hobi berselancar di dunia maya.

Facebook hadir di Indonesia pada pertengahan tahun 2008. Hingga tahun 2010 lalu, jumlah penggunaan Facebook di Indonesia menduduki peringkat yang cukup tinggi. Indonesia berada di posisi ketujuh dunia dalam jumlah pengguna Facebook. Mengalahkan Australia, Spanyol, dan Kolombia. Jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai 5.949.740 pengguna.

Saat ini, Facebook telah digunakan oleh 219.286.560 pengguna di dunia, dan Amerika Serikat merupakan negara dengan pengguna tertinggi jejaring sosial ini. Sebesar 66,7 juta pengguna.

Kefenomenalan Facebook kemudian berimbas pada rasa keingintahuan masyarakat luas terhadap siapa tokoh di balik Facebook dan bagaimana sejarah Facebook hingga akhirnya bisa dinikmati oleh seluruh pengguna internet di dunia.

Sejarah Facebook

Ia adalah Mark Zuckerberg. Penggagas sekaligus pendiri Facebook. Mark lahir  di New York 14 Mei 1984. Ia adalah seorang mahasiswa Harvard University. Dalam mendirikan Facebook, Mark tidak seorang diri, ia bersama rekannya bernama Andrew McCollum.

Mark sudah akrab dengan dunia pemrograman komputer semenjak duduk di bangku sekolah menengah pertama, tidak heran jika di usianya yang masih muda ini, Mark sudah bisa “menguasai dunia” berkat kemahirannya memrogram komputer.

Facebook sebenarnya buah dari keisengan Mark yang saat itu tengah duduk di bangku kuliah tahun kedua di kampusnya. Mark yang menguasai pemrograman komputer kemudian “masuk” dan “mencuri” sebagian data dari mahasiswa Harvard untuk kemudian dimasukkan dalam situ jejaring ciptaannya bernama Facemash. Situs ini kemudian disambungkan ke server-server yang berada di kampus Harvard.

Pihak keamanan kampus yang mengetahui ulah Mark lantas mematikan sambungan dari Facemash tersebut. Mark hampir saja dikeluarkan karena dianggap telah menembus keamanan kampus dan melanggar privasi database kampus Harvard. Namun hal itu tidak sampai terjadi. Mark tetap berstatus sebagai mahasiswa Harvard. Hingga akhirnya, Mark kemudian menciptakan situs baru bernama thefacebook.com.

Pertama kali digunakan, thefacebook.com hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Harvard dan lulusan-lulusannya. Mark menciptakan thefacebook.com tak lebih sebagai upaya pemenuhan kebutuhan informasi antar mahasiswa Harvard.

Pada bulan pertamanya “mengudara”, thefacebook.com sudah mampu mengumpulkan lebih dari setengah mahasiswa Harvard University. Bulan Maret 2004, thefacebook.com kemudian memperluas jaringan hingga beberapa universitas di Kanada dan Amerika Serikat.

Tahun 2004, thefacebook.com kemudian diinkorporasikan dan Sean Parker didaulat sebagai presiden perusahaan. Thefacebook.com kemudian menerima donasi dari PayPal dan kemudian mengubah namanya menjadi Facebook pada 2005.

kalau mau tau lebih dalam lagi tentang Facebook tonton saja filmnya.
 judul filmnya The Social Network.